Berdasarkan Surat Perintah Kepala Bappeda Kab.Asahan Nomor 800/1475 tanggal 19 Agustus 202 , Tim Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) Kab.Asahan melaksanakan Studi Tiru ke Kantor Bappelitbang Kota Bandung Dan Kantor Bappppeda Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 4 (empat) hari dari tgl 24 s/d 27 Agustus 2022.
Kegiatan studi tiru hari I dilaksanakan ke Kantor Bappedalitbang Kota Bandung Jl. Aceh No.36, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117 diterima oleh Kabid Litbang Yuliandri Rahadiyanto, SIP, M.Si dan didampingi beberapa pejabat peneliti dan staf fungsional, yakni Ginansyah Munggaran, S.E jabatan Peneliti Ahli Muda, Sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Pemerintahan, Muhammad Bayu P R, S.Pi, ME jabatan Peneliti Ahli Muda, Sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan, WY. Essa staf fungsional.
Kegiatan studi tiru hari II dilaksanakan ke Kantor Bappppeda Kabupaten Sumedang Jl. Prabu Gajah Agung No.9, Situ, Kec. Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45621 diterima oleh Kabid Litbang Risyanan, SSTP dan didampingi seorang staf peneliti muda Umay.
Pada kesempatan tersebut beberapa hal-hal yang berkembang adalah:
- Bappelitbang Kota Bandung yang diwakili oleh Kabid Litbang menyampaikan bahwa
- Kota Bandung memiliki jumlah total inovasi sebanyak 298 buah inovasi, untuk tahun 2022 direncanakan diinput sebanyak 70 buah inovasi baru untuk diikutsertakan dalam Innovation Government Award (IGA) tahun 2022
- Dalam pemenuhan Tenaga IT untuk pembuatan inovasi daerah yang bersifat aplikasi, Kota Bandung telah merekrut sebanyak 33 (tiga Puluh tiga) orang ASN tenaga IT untuk disebarkan ke semua OPD yang ada di Kota Bandung guna dimanfaatkan dalam pembuatan aplikasi inovasi .
- 3 (tiga) inovasi unggulan, yakni :
- Mang Udin = Mangga Urus Data Kependudukan, Dinas Pertanian Abdi Baktitani, Dinas Kesehatan Layad Rawat
- Inovasi lainnya dari Dinas Perhubungan Bandrek = Bandung Mobil Derek.
- Kota Bandung juga saat ini sedang membuat aplikasi yang menggunakan NIK (Nomor Induk Kepegawaian) untuk digunakan sebagai data penduduk di Dinas Sosial, Dinas Kesehatan
- Bappppeda Kabupaten Sumedang yang diwakili oleh Kabid Litbang menyampaikan bahwa :
- Jumlah inovasi Kabupaten Sumedang sebanyak 325 buah yang dihasilkan dari 55 OPD + 270 Desa, untuk tahun ini akan diinput inovasi sebanyak 70 buah,
- Beberapa inovasi unggulan adalah sebagai berikut:
- Jumlah inovasi Kabupaten Sumedang sebanyak 325 buah yang dihasilkan dari 55 OPD + 270 Desa, untuk tahun ini akan diinput inovasi sebanyak 70 buah,
- Beberapa inovasi unggulan adalah sebagai berikut:
- e-simpati (e-sistem pencegahan stunting), untuk aplikasi ini Kabupaten Sumedang mendapat bantuan dari Telkomsel ponsel pintar sebanyak 3000 buah ponsel untuk kader posyandu yang bertugas dalam pencegahan stunting.
- e-office adalah aplikasi yang digunakan untuk pegawai Kabupaten Sumedang baik melalui Handphone maupunPC, berbasis digital dan teintegrasi untuk memudahkan dalam bekerja.
- E-sakip adalah aplikasi yang dibuat untuk pengukuran akuntabilitas kinerja instansi pemerintah


