Asahan, [11/11/2025] — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menyambut tim tenaga ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka pelaksanaan Kajian Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan serta Kajian Analisis Pemetaan Kemiskinan di Kabupaten Asahan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan BRIN dalam penyusunan kebijakan berbasis riset. Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil kajian dapat menjadi dasar ilmiah dalam upaya peningkatan pendapatan daerah serta penanggulangan kemiskinan secara lebih tepat sasaran.
Kepala Bapperida Kabupaten Asahan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kehadiran tenaga ahli BRIN.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Dengan adanya pendampingan dan kajian ilmiah dari BRIN, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi PAD serta kondisi kemiskinan di wilayah Asahan. Hasilnya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari BRIN, Dr. Ir. Budi Wardono, M.P, menjelaskan bahwa kajian ini meliputi pengumpulan data lapangan, analisis statistik, serta pemetaan spasial potensi ekonomi dan tingkat kemiskinan di berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan.
“Kami akan berkolaborasi secara intens dengan perangkat daerah terkait agar hasil kajian ini benar-benar relevan dan dapat diterapkan dalam perencanaan pembangunan,” terangnya.
Melalui dua kajian strategis ini, Pemkab Asahan berharap dapat mengidentifikasi sumber-sumber baru PAD yang potensial, meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, serta merumuskan strategi penanggulangan kemiskinan berbasis data dan bukti.
Kegiatan penerimaan tenaga ahli BRIN ini menandai langkah nyata Pemkab Asahan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
